Dailynews

Kenapa Website, Bukan Aplikasi Lagi

mr.dai ·

Kenapa Website, Bukan Aplikasi Lagi

Pertanyaan yang paling sering kami terima: "Bikin aplikasi atau website?" Jawaban kami hampir selalu sama, dan hampir selalu mengecewakan orang yang berharap jawaban yang lebih rumit. Website dulu.

Alasannya sederhana. Aplikasi minta diunduh, minta ruang, minta pembaruan, dan minta izin ke kamera atau kontak yang sering tidak ada hubungannya dengan fungsinya. Website minta satu hal: tautan. Tidak ada yang perlu dipasang, tidak ada yang perlu disetujui di toko aplikasi, dan versi yang dilihat pengunjung selalu versi terbaru.

Website minta satu hal: tautan.
Tidak ada yang perlu dipasang.

Browser hari ini jauh lebih mampu daripada yang orang kira. Notifikasi, kerja tanpa koneksi, akses kamera untuk memindai kode, simpan ke layar utama - semuanya sudah ada. MDN mendaftar semuanya sebagai kemampuan Progressive Web App yang baku, bukan trik. Yang dulu jadi alasan membuat aplikasi, sekarang tinggal beberapa baris di web.

Ada kasus di mana aplikasi memang jawabannya. Kalau butuh akses perangkat keras yang dalam, atau performa grafis yang berat, atau harus ada di toko aplikasi karena alasan distribusi. Kami akan bilang begitu kalau memang begitu.

Tapi untuk sebagian besar usaha yang datang ke kami - katalog, profil, pemesanan, laporan - aplikasi adalah ongkos yang tidak perlu dibayar. Ongkosnya bukan cuma pembuatan. Ongkosnya adalah setiap kali sistem operasi berubah dan aplikasi itu harus ikut berubah supaya tidak ditolak.